Selasa, 19 Agustus 2014

DETEKTIF CILIK: IMUNG


Aku sudah lama gak nge-post sesuatu nih. Kali ini aku mau nge-post sesuatu yang beda. Masih seputar "detektif" sih. Tapi, yang satu ini detektif dari INDONESIA. Yup, Detektif Imung! Novel series karya Arswendo Atmowiloto ini dulunya terbit di Majalah Hai. Jadi, novel ini sebenarnya bukanlah karya baru. Tapi, menurutku keren kok. Ya udah daripada lama basa-basi, mending aku kasih tau sinopsisnya:



Imung adalah pelajar SMP yang berbadan kurus dan memiliki korengan di lututnya. Imung tinggal bersama Kolonel Suyatman, "bapak angkat"-nya di Jakarta. Kolonel Suyatman mau tak mau harus membiarkan Imung berurusan dengan berbagai kasus dan membantu pihak kepolisian untuk memecahkannya. Dalam cerita, Imung dibantu oleh Helena -sahabat yang disukai Imung- bersama dengan Kolonel Suyatman, Kapten Simatupang, Sopir Jayus, Mayor Sulaeman, dan ayah kandung Imung dalam menyelesaikan berbagai kasus.


Menurutku, novel detektif ini keren banget. Eits, bukannya aku mau promo loh. Cuma mau merekomendasikan. Kenapa recommend banget? Soalnya, menurutku novel ini cocok banget buat pelajar kayak kita-kita maupun yang sudah bukan pelajar. Bahasa yang disajikan oleh Arswendo Atmowiloto untuk novel detektif ini tidaklah sulit dimengerti. Waduh, pas deh buat aku yang sulit memahami kata-kata. Wkwkwk. Meskipun bahasa yang digunakan mudah dimengerti, tapi bahasa yang digunakan dalam novel ini tetap berbobot dan sastra banget deh. Pokoknya, aku suka banget sama bahasa penulisannya Pak Arswendo Atmowiloto.

Kasus yang disajikan dalam Novel Detektif Cilik IMUNG ini pun sesuai dengan kenyataan, alias biasa terjadi dalam kehidupan nyata. Tapi, kasusnya disajikan secara spesial. Ceileh, spesial. Jadi, meskipun biasa terjadi di kehidupan nyata, kita gak akan bosan dengan kasus yang ada dalam novel ini. Kita akan tetap dibuat penasaran dengan bagaimana cara memecahkan kasus ini dan siapa sih pelakunya. Aku yakin, dari semua pecinta cerita detektif, pasti selalu menduga-duga siapa pelaku dari kasus yang ada dalam cerita yang kita baca. Menurutku, semua pecinta cerita detektif pasti menyukai sesuatu yang tidak biasa dan yang tidak terduga. Dalam Novel Detektif Cilik IMUNG pun begitu. Kita tidak akan menduga siapa pelaku dan apa motif dari si pelaku dalam kasus yang tersajikan. Tapi, kalau kita sudah bisa memecahkan kasus tepat seperti yang tersajikan dalam novel ini, senangnya bukan main. Benar kan? Ah, aku juga seperti itu kok :D

Yang jadi ciri khas dari novel ini juga adalah bagaimana Si Imung menyelesaikan kasus. Yakni, Si Imung ini terbiasa menyelesaikan kasus dengan cara "menangkap basah" si pelaku. Sudah kebayang kan, bagaimana serunya petualangan Imung dalam novel ini? Padahal, kita -para pecinta cerita detektif- tau bagaimana berisikonya menangkap basah si pelaku.


Oke, itu semua adalah murni pendapat dariku sebagai pecinta cerita detektif maupun sebagai pengamat tulisan. Aku cuma mau bilang kalau aku bangga dengan novel detektif yang berbobot dari INDONESIA ini dan aku suka bahasa tulisan yang digunakan Pak Arswendo Atmowiloto! :D

1 komentar:

  1. Horee... Masih tumbuh generasi baru penggemar Imung! Waktu SD-SMP dulu saya gemar baca cerita detektif, yang buatan dalam negeri dan paling asyik itu ya Imung, karya Mas Arswendo yang ngetop di tahun 1980-an. Imung, si remaja kampung yang pindah ke Jakarta tinggal di garasi, kemudian terkenal di kalangan elit karena kelihaiannya memecahkan kasus misterius.

    Ada berita memprihatinkan: Arswendo Atmowiloto sejak seminggu yang lalu dirawat di RS Pusat Pertamina, Jakarta.

    BalasHapus